Kamis, 09 April 2009

TERUNTUK YANG BEKU HATI-NYA

Teruntuk yang beku hatinya



Lihatlah mawar itu, mulai dari tangkai, kelopak, hingga mahkotanya, bahkan durinya yang tajam telah kau lihat, sentuh dan rasakan hadirnya. Kau nikmati keharumannya…..ketika dekat seberapa kencang kau berdegup??? Pun jauh, apa kau merasa sepi???

Kala mawar itu telah tancapkan tangkainya dan seluruh tubuhnya padamu, seketika itu pula dia layu, mengapa???karena tangkainya patah atas kebekuanmu. Mahkota yang diberikannya pun menghitam. Kelopaknya tak mampu lagi menopang keanggunannya. Bahkan durinya melukai tubuhnya sendiri. Maka habislah dayanya.

Saat ini kau rasa mawar itu hilang, takaan lagi kau nikmati keharuman tubuhnya dan keanggunan indahnya. Maka yang akan terjadi padamu kemudian hanya kau yang tau. Rasakan bedanya getaran yang terjadi, rasakan bedanya degupan aliran darah yang kau ciptakan sendiri. Seketika bila nanti kau mencair, jangan biarkan apapun bekukanmu kembali. Seperti mawar itu yang telah layu tanpa tahu bisakah segar kembali. Apapun yang terjadi padamu pastikan semuanya baik-baik saja. karena kau telah ajarkan dunia bahagia, kau ajarkan dunia derita, kaupun tunjukan dunia bahagi, kau tunjukan dunia derita. Bahkan kau berikan dunia bahagia, kau berikan dunia derita…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar